ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA UMKM SAUDARA LAUNDRY DI KOTA SOLOK
Kata Kunci:
Break Even Point, Cost–Volume–Profit, Perencanaan Laba, UMKM LaundryAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Break Even Point (BEP) sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Saudara Laundry yang bergerak di bidang jasa laundry kiloan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait biaya operasional, harga jasa, dan volume produksi usaha.Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Cost–Volume–Profit (CVP) dengan menghitung biaya tetap, biaya variabel, contribution margin, contribution margin ratio, serta Break Even Point dalam satuan unit dan rupiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Saudara Laundry memiliki biaya tetap sebesar Rp1.283.334 per bulan dan biaya variabel sebesar Rp1.949 per kilogram. Contribution Margin yang diperoleh sebesar Rp4.050,77 per kilogram dengan Contribution Margin Ratio sebesar 0,68. Titik impas usaha tercapai pada volume 316,81 kg per bulan atau setara dengan Rp1.900.874. Dengan volume produksi aktual sebesar 1.300 kg per bulan, usaha telah melampaui titik impas dan berada pada kondisi yang menguntungkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis Break Even Point dapat digunakan sebagai alat perencanaan laba yang sederhana dan efektif bagi UMKM laundry dalam mengelola biaya dan menetapkan target penjualan




