ANALISIS WACANA KRITIS MODEL FAIRCLOUGH TERHADAP ARTIKEL KORAN “BOBBY NASUTION DORONG DAERAH PERCEPAT LAYANAN PERIZINAN BANGUNAN RUMAH BERSUBSIDI”

Penulis

  • Efibora Siboro Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis
  • Buana Pane Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis
  • Eka Panjaitan Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis
  • Citra Mutiara Pasaribu Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis
  • Sarma Panggabean Universitas HKBP Nommensen Medan Penulis

Kata Kunci:

Analisis Wacana Kritis, Fairclough, Media Lokal, Ideologi Pembangunan, Kebijakan Publik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bahasa media dalam membingkai kebijakan publik melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough. Objek kajian berupa teks berita berjudul “Bobby Nasution Dorong Daerah Percepat Layanan Perizinan Bangunan Rumah Bersubsidi” yang dimuat di media Lintas 24 pada 24 Oktober 2025. Kajian ini berfokus pada bagaimana bahasa, struktur teks, serta praktik produksi media berkontribusi dalam membentuk makna ideologis dan legitimasi kekuasaan pemerintah daerah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis tiga dimensi Fairclough, yaitu: (1) analisis teks yang mencakup kosakata, tata kalimat, dan kohesi- koherensi; (2) analisis praktik wacana yang menelusuri proses produksi dan konsumsi teks media; serta (3) analisis praktik sosiokultural yang mengaitkan teks dengan konteks sosial, politik, dan ideologi pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita menampilkan wacana yang mendukung citra positif pemerintah daerah melalui pemilihan kata seperti “dorong”, “percepat”, dan “layanan” yang mencerminkan ideologi efisiensi birokratis. Media berperan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen legitimasi politik yang mereproduksi wacana hegemonik pembangunan. Dimensi teks merupakan aspek paling dominan, sedangkan praktik wacana dan sosiokultural berfungsi memperkuat pesan ideologis yang terkandung dalam teks. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi model tiga dimensi Fairclough dalam mengungkap hubungan antara bahasa, kekuasaan, dan ideologi dalam media massa. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran kritis terhadap teks media agar pembaca mampu mengenali konstruksi makna dan relasi kuasa yang tersembunyi di balik pemberitaan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-01