MODEL PENDIDIKAN KELUARGA DALAM AL-QUR’AN (STUDI TEMATIK TERHADAP KELUARGA IMRAN DAN LUQMAN)
Kata Kunci:
Pendidikan Keluarga, Al-Qur’an, Keluarga Imran Dan Luqman, Tafsir al-Misbah, Ibn KatsirAbstrak
Penelitian ini mengkaji model pendidikan keluarga dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i) dengan fokus pada kisah keluarga ‘Imran dan Luqman. Kedua keluarga ini dipilih karena merepresentasikan dua bentuk ideal pendidikan Qurani: keluarga Imran yang menekankan visi keimanan dan pengabdian kepada Allah, serta keluarga Luqman yang menekankan pendidikan tauhid, ibadah, dan akhlak melalui pendekatan dialogis. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan sumber utama Al-Qur’an, Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab sebagai rujukan utama, dan Tafsir Ibn Katsir sebagai pendukung tafsir klasik. Data dikumpulkan melalui identifikasi dan klasifikasi ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan keluarga, khususnya QS. Ali Imran: 33-37 dan QS. Luqman: 12-19, serta dianalisis secara tematik dengan mengaitkan penafsiran kedua mufassir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan keluarga dalam Al-Qur’an mencakup empat dimensi utama, yaitu pendidikan iman, tauhid, ibadah, dan akhlak. Keluarga Imran menampilkan model pendidikan berbasis niat spiritual, keteladanan, dan lingkungan religius, sedangkan keluarga Luqman menampilkan model pendidikan berbasis dialog, rasionalitas, dan pembinaan karakter. Integrasi kedua model ini membentuk konsep pendidikan keluarga Qurani yang holistik, yang bertujuan membentuk manusia beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab secara sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengembangan teori pendidikan Islam, khususnya dalam bidang pendidikan keluarga berbasis Al-Qur’an.




