ANALISIS MANAJEMEN ARSIP DI DINAS KEARSIPAN KOTA MAKASSAR
Kata Kunci:
Manajemen Arsip, Dinas Kearsipan, Kota Makassar, Transformasi DigitalAbstrak
Penelitian ini menganalisis manajemen arsip di Dinas Kearsipan Kota Makassar melalui enam aspek utama menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Dari aspek kebijakan kearsipan, dinas memiliki dasar hukum kuat berupa Perda dan Peraturan Wali Kota, namun implementasi belum optimal karena kesenjangan antara regulasi dan pelaksanaan teknis. Pada aspek organisasi dan SDM, struktur kelembagaan telah memiliki pembagian tugas yang jelas, tetapi terkendala keterbatasan SDM arsiparis dan tersertifikasi serta beban kerja tidak sebanding. Dalam pengelolaan arsip aktif-inaktif, dinas telah menerapkan sistem klasifikasi dan prosedur penyimpanan sesuai standar, namun terhambat keterbatasan sarana prasarana, khususnya Depo Arsip yang belum tersedia. Pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi SRIKANDI belum optimal di seluruh perangkat daerah karena terhambat rendahnya literasi digital SDM. Untuk aspek retensi dan pemusnahan, dinas telah menyusun Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan melakukan penyusutan periodik sesuai prosedur. Sementara itu, monitoring dan evaluasi masih dilakukan manual dan belum terstruktur sistemik, lebih bersifat administratif dibanding evaluasi kinerja atau dampak layanan publik. Dinas Kearsipan Kota Makassar menunjukkan komitmen membangun sistem kearsipan profesional namun menghadapi tantangan signifikan dalam penguatan SDM, pemanfaatan teknologi, dan konsistensi implementasi kebijakan. Optimalisasi memerlukan pendekatan lintas sektor dengan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah.




