PERILAKU MENYIMPANG TAWURAN PADA PESERTA DIDIK
Kata Kunci:
Perilaku Menyimpang, Tawuran, Peserta DidikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab yang melatarbelakangi perilaku menyimpang tawuran peserta didik, dampak perilaku menyimpang tawuran terhadap peserta didik, dan upaya pencegahan dalam menanggulangi perilaku menyimpang tawuran peserta didik di SMP Nusantara Plus Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif naratif dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah, (1) Faktor Penyebab Perilaku Menyimpang pada Peserta Didik di SMP Nusantara Plus adalah faktor penyebab perilaku menyimpang terjadi akibat diri sendiri yang didasari dari pengaruh pergaulan dan kurangnya perhatian dan pengayoman dari orang tua sebagai keluarga, sehingga mereka dalam hal ini peserta didik terjerumus dalam perilaku mnyimpang seperti merokok usil, mudah emosi dan bahkan terlibat sebagai pelaku tawuran. Hal ini terlihat dari sifat yang munul dari dalam peserta didik dari apa yang dilakukannya sebagai perbuatan yang melanggar nilai-nilai ataupun norma yang berlaku dalam masyarakat. (2) Dampak Perilaku Menyimpang Tawuran bahwa dampak perilaku menyimpang tawuran yang dilakukan peserta didik tersebut yaitu muncul akibat dari dalam diri peserta didik itu sendiri yang didasarkan pada pola pergaulan dan pengayoman serta kasih sayang orang tua, peserta didik mungkin merasa tidak dihargai sebagai anak di dalam keluarganya sehingga memiliki pemikiran yang negatif untuk bergaul keluar dan tentu saja terpengaruh atas pergaulan tersebut yang mengakibatkan perserta didik tersebut melakukan hal-hal diluar kewajaran yang semestinya seperti membolos, usil, pacaran, tempramen hingga menjadi pelaku tawuran. Adapun dampak dari apa yang mendasari peserta didik melakukan perilaku menyimpang mereka menjadi ada perasaan ketakutan terhadap pergaulan karena terlibat dalam tawuran, nama pribadi yang tercoreng dimata masyarakat dan keluarga hingga terlabelkan sebagai anak nakal. (3) Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang Tawuran bahwa upaya pencegahan perilaku menyimpang tawuran yang dilakukan beberapa peserta didik di SMP Nusantara Plus, lewat guru bimbingan dan konseling serta penguatan agama melalui mata pelajaran dan kerjasama dengan pihak kepolisian sebagai bentuk upaya yang dilakukan dengan tujuan agar peserta didik dapat terkonsentrasi pada kegiatan-kegiatan positif sekolah seperti ektra kurikuler baik agama dan umum, serta juga pembinaan rohani dan jiwa, mental yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling, ditambahkan juga dengan pembekalan dari pihak kepolisian setempat bagaimana menghindari perilaku menyimpang agar tidak menjadi korban ataupun pelaku dalam hal perilaku menyimpang, baik perilaku menyimpang dengan skala kecil, sedang hingga besar seperti tawuran




