DAMPAK MODERNISASI TERHADAP ADANYA BUDAYA SENI LUDRUK SURYA UTAMA DI DESA PANDUMAN, KECAMATAN JELBUK, KABUPATEN JEMBER
Kata Kunci:
Kebudayaan Ludruk, Modernisasi, Pelestarian BudayaAbstrak
Budaya Ludruk di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, merupakan salah satu warisan budaya lokal yang perlu dilestarikan. Sesuai dengan teori sosiologi budaya menurut Raymond Williams mengenai base dan superstructur berbicara hubungan struktur sosial dan budaya tetapi adanya ekonomi yang mempengaruhi perkembangan budaya. Dua hal saling berkaitan satu sama lain dalam kebudayaan ludruk Surya Utama.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi membawa perubahan signifikan terhadap makna, praktik, dan fungsi budaya Ludruk di Desa Panduman. Modernisasi telah memengaruhi makna Ludruk dari segi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti nilai-nilai tradisional dan religius. Praktik Ludruk juga mengalami perubahan, seperti penggunaan alat musik modern dan cerita yang lebih kontemporer.Fungsi Ludruk juga berubah, dari media hiburan dan edukasi menjadi lebih bersifat komersial dan wisata. Meskipun terjadi perubahan, budaya Ludruk masih memiliki makna dan nilai penting bagi masyarakat Desa Panduman. Upaya pelestarian budaya Ludruk perlu dilakukan dengan berbagai strategi, seperti edukasi kepada generasi muda, pengembangan inovasi pertunjukan, dan kerjasama dengan berbagai pihak




