KEMUKJIZATAN INFORMASI GHAIB DALAM AL-QUR’AN: IMPLIKASINYA TERHADAP KEIMANAN

Penulis

  • Wahyu Akbar UIN Alauddin Makassar Penulis
  • Andi Miswar UIN Alauddin Makassar Penulis
  • Muhammad Irham UIN Alauddin Makassar Penulis

Kata Kunci:

Kemukjizatan Al-Qur’an, Informasi Ghaib, I‘jaz Ghaibi, Keimanan, Wahyu, Tafsir Tematik

Abstrak

Kemukjizatan informasi ghaib dalam Al-Qur’an merupakan salah satu dimensi penting yang menegaskan keotentikan wahyu sekaligus berperan dalam memperkuat keimanan umat Islam. Di tengah perkembangan era modern yang ditandai dengan dominasi rasionalitas dan kecenderungan materialistik, pemahaman terhadap aspek ghaib sering kali dipandang kurang relevan atau sulit diterima secara empiris. Padahal, Al-Qur’an secara konsisten menghadirkan berbagai informasi ghaib yang melampaui kapasitas pengetahuan manusia, baik yang berkaitan dengan masa lalu, masa depan, maupun realitas metafisik. Hal ini menunjukkan bahwa dimensi ghaib dalam Al-Qur’an tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga memiliki nilai argumentatif dalam membangun keimanan yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kemukjizatan informasi ghaib dalam Al-Qur’an serta mengkaji implikasinya terhadap keimanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis, serta sumber sekunder seperti kitab tafsir dan literatur akademik kontemporer terkait i‘jaz Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemukjizatan informasi ghaib dalam Al-Qur’an dapat diklasifikasikan ke dalam tiga bentuk utama, yaitu kisah masa lalu, prediksi masa depan, dan realitas metafisik. Selain itu, i‘jaz ghaibi juga terbukti sebagai indikator kebenaran wahyu melalui ketidakmungkinan berasal dari manusia, konsistensi informasi, serta pembenaran historis terhadap sebagian informasi yang disampaikan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemukjizatan informasi ghaib memiliki implikasi signifikan terhadap keimanan, terutama dalam menguatkan tauhid, meningkatkan keyakinan terhadap wahyu, dan membentuk kesadaran spiritual. Pemahaman terhadap dimensi ghaib tidak hanya memperkuat aspek keyakinan, tetapi juga membangun keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas dalam kehidupan beragama. Oleh karena itu, kajian tentang i‘jaz ghaibi menjadi penting untuk terus dikembangkan sebagai upaya memperkuat keimanan yang reflektif, argumentatif, dan kontekstual di era modern. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan studi Al-Qur’an serta menjadi rujukan dalam membangun kesadaran keagamaan yang lebih mendalam dan komprehensif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01