STRATEGI PENCIPTAAN LAGU SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN LITERASI BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK: BUKTI EMPIRIS DARI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Kata Kunci:
Daya Literasi, Strategi Penciptaan Lagu, Kecerdasan Majemuk, Kuasi-Eksperimen, Kurikulum MerdekaAbstrak
Rendahnya daya literasi peserta didik Indonesia, sebagaimana tercermin dari capaian PISA 2022 yang menempatkan skor membaca rata-rata pada angka 359, jauh di bawah rata-rata negara-negara OECD sebesar 476 (OECD, 2023), mendorong perlunya strategi pembelajaran literasi yang lebih inovatif dan kontekstual dengan semangat Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh strategi penciptaan lagu bertema literasi terhadap peningkatan daya literasi peserta didik jenjang sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen nonequivalent control group, melibatkan 59 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Sukaluyu Cianjur yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 29) dan kelompok kontrol (n = 30). Data dihimpun melalui tes kemampuan literasi (pretest-posttest) dan angket tanggapan siswa, kemudian dianalisis melalui uji-t sampel berpasangan, uji-t sampel bebas, penghitungan N-Gain, serta effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor literasi dari rata-rata 62,83 menjadi 74,10 (N-Gain = 0,27), sementara kelompok kontrol hanya meningkat dari 59,93 menjadi 62,30 (N-Gain = 0,05). Uji t-sampel bebas terhadap skor posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan antarkelompok (t = 6,321; p = 0,000) dengan besar pengaruh sangat besar (Cohen's d = 1,65). Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi penciptaan lagu, yang menyinergikan kecerdasan linguistik dan kecerdasan musikal sebagaimana dikonsepsikan dalam teori kecerdasan majemuk Gardner, terbukti efektif dan bermakna secara praktis dalam meningkatkan daya literasi peserta didik.




