PERAN ADVOKAT DALAM PEMBELAAN TERSANGKA KASUS KORUPSI ANTARA HAK ASASI TERSANGKA DAN STIGMA SOSIAL (NEGATIF)

Penulis

  • Alfira Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Fauziah Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Nur Aisyah Purba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Tamara Fildzah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Hilda Hidayah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis

Kata Kunci:

Peran Advokat, Hak Asasi Tersangka, Stigma Sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana advokat melaksanakan fungsi pembelaan yang profesional dan etis dalam menghadapi tantangan perlakuan sosial yang negatif terhadap tersangka korupsi. Artikel ini membahas peran advokat dalam pembelaan tersangka kasus korupsi dengan fokus pada keseimbangan antara hak asasi tersangka dan stigma sosial yang melekat. Metode yang digunakan adalah kajian normatif dan deskriptif dengan mengumpulkan data dari literatur hukum, peraturan advokat, serta kajian kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokat memiliki peran strategis dalam memastikan hak-hak tersangka terlindungi sesuai prinsip hukum dan HAM, termasuk hak atas bantuan hukum yang layak dan perlakuan yang adil selama proses hukum. Namun, stigma sosial yang kuat terhadap tersangka korupsi sering menimbulkan tekanan psikologis dan masyarakat yang dapat mempengaruhi persepsi publik dan proses peradilan. Advokat harus mampu mengelola dualitas peran tersebut dengan menjalankan pembelaan yang profesional tanpa mengabaikan kepekaan sosial. Artikel ini menegaskan bahwa peran advokat tidak hanya sebagai pembela hukum, tetapi juga sebagai penjaga hak asasi yang wajib mengatasi stigma sosial demi tegaknya keadilan substantif. Temuan ini menjadi kontribusi penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum dan etika profesi advokat dalam menghadapi kasus-kasus korupsi yang kompleks

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-01