ANALISIS YURIDIS TERHADAP IKLAN MENYESATKAN PADA LAYANAN PINJAMAN ONLINE DI INDONESIA BERDASARKAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

Penulis

  • Nabil Miqdad Universitas Pancasila Penulis
  • Nasywa Hanifah Universitas Pancasila Penulis
  • Tegar Putra Novandi Universitas Pancasila Penulis
  • Zahra Shafira Universitas Pancasila Penulis
  • Muhammad Luqman Noelhakim Universitas Pancasila Penulis
  • Syanin Ayuputri Kusworo Universitas Pancasila Penulis

Kata Kunci:

Iklan Menyesatkan, Pinjaman Online, Perlindungan Konsumen, Hukum Fintech, Hak Konsumen, Keuangan Digital, Indonesia

Abstrak

Pesatnya perkembangan teknologi finansial di Indonesia meningkatkan akses masyarakat terhadap pinjaman online, namun iklan menyesatkan muncul sebagai persoalan hukum yang serius. Penyelenggara kerap mempromosikan pencairan cepat dan bunga rendah tanpa mengungkapkan biaya layanan, denda, maupun mekanisme pelunasan secara transparan. Menggunakan metode hukum normatif berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan regulasi OJK terkait, penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik tersebut melanggar hak konsumen atas informasi yang benar dan mencerminkan ketidakseimbangan struktural yang diperparah rendahnya literasi keuangan. Perlindungan konsumen yang efektif harus mencakup pengawasan preventif atas periklanan digital, bukan sekadar penyelesaian sengketa pascakerugian.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01