PENGARUH RASIO LIKUIDITAS DAN RASIO SOLVABILITAS TERHADAP RASIO PROFITABILITAS PADA PT. BANK CENTRAL ASIA TBK

Penulis

  • Iyan Febryan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Penulis
  • Mukhlis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Penulis
  • Jaenab Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Penulis

Kata Kunci:

Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Return on Asset

Abstrak

Perbankan memiliki hutang yang tinggi yang di jadikanya sebagai pendanaan operasionalnya. Maka penggunakan rasio Likuiditas dan rasio Solvabilitas bisa digunakan untuk melihat apakah ada pengaruh terhadap Profitabilitas sehingga bisa menghambat atau merugikan perbankan. Rasio Likuiditas digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu Perusahaan, Kasmir (2019) Rasio Solvabilitas ialah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar aktiva Perusahaan dibiayai oleh hutang, Kasmir (2019). Dan rasio Profitabilitas ialah rasio untuk meniliai kemampuan Perusahaan untuk mencari keuntugan, kasmir (2019). Metode penelitian ini adalah metode kuatitatif. Instrumen penelitian ini mengunakan daftar tabel berupa laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Bank Central Asia Tbk yang terdaftar di bursa efek periode 2000 2023 atau 23 tahun. Sampel 15 tahun, dari 2009-2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (H1) Pengaruh rasio Current Ratio (X1) terhadap rasio Return On Asset (Y) Diketahui nilai sig. 0,480 > 0,05 dan nilai thiitung -0,729< 2,17881, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Current Ratio (X1) terhadap variabel Return On Asset (Y). (H2) Pengaruh rasio Debt To Equity ratio (X2) terhadap rasio Return On Asset (Y) Diketahui nilai sig. 0.161 > 0,05 dan nilai thitung -1.041< 2,17881, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh antara variabel Debt to Equity ratio (X2) terhadap variabel Return on Asset (Y). (H3) Diketahui rasio Current Ratio (X1) dan Debt to Equity Rasio (X2) terhadap Return On Asset (Y) dapat kita lihat dari tabel di atas bahwa nilai sig. 0,079 > 0,05 dan nilai fhitung 3.165 < ftabel 3,81, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Current ratio (X1) dan Debt to Equity Ratio (X2) terhadap variabel Return On Asset (Y). Kesimpulan dari penelitian ini: uji persial  dan uji simultan menunjukan nilai yang tidak signifikan sehingga dinyatakan ditolak.

Unduhan

Diterbitkan

2024-08-01