Power
Kata Kunci:
Kekuasaan, Konflik Organisasi, Manajemen Konflik, Sumber Kekuasaan, Transisi KekuasaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran power (kekuasaan) dalam dinamika organisasi serta hubungannya dengan konflik yang terjadi di dalamnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai teori terkait kekuasaan dan manajemen konflik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kekuasaan merupakan kemampuan individu atau kelompok dalam memengaruhi perilaku pihak lain, yang terbentuk melalui hubungan ketergantungan, distribusi sumber daya, serta struktur organisasi. Kekuasaan memiliki peran ganda, yaitu sebagai penyebab sekaligus alat penyelesaian konflik. Ketidakseimbangan kekuasaan dapat memicu konflik, sementara penggunaan kekuasaan yang tepat dapat menghasilkan penyelesaian yang konstruktif. Selain itu, efektivitas pelaksanaan kekuasaan dipengaruhi oleh legitimasi, kemampuan memengaruhi, tingkat ketergantungan, serta sumber kekuasaan seperti jabatan, keahlian, dan kharisma. Persaingan kekuasaan yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan anarki, sedangkan kondisi simetri daya dapat memperpanjang konflik namun membuka peluang tercapainya solusi yang lebih adil melalui negosiasi. Faktor lain seperti persaingan etnis dan transisi kekuasaan juga berkontribusi terhadap munculnya konflik dalam organisasi. Oleh karena itu, pemahaman dan pengelolaan kekuasaan secara efektif sangat penting untuk menciptakan konflik yang konstruktif, meningkatkan kinerja, serta menjaga stabilitas organisasi.




