DETERMINASI DISPARITAS PRODUKSI PADI ANTARPROVINSI DI INDONESIA: ANALISIS PENGARUH LUAS PANEN DAN CURAH HUJAN PADA DATA CROSS-SECTION TAHUN 2024
Kata Kunci:
Produksi Padi, Disparitas Regional, Luas Panen, Curah Hujan, Analisis-Cross SectionAbstrak
Padi merupakan komoditas utama di Indonesia, namun distribusi produksinya sangat tidak merata antarprovinsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan disparitas produksi padi antarprovinsi di Indonesia tahun 2024, dengan fokus pada dua variabel kunci: luas panen dan curah hujan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data cross-section dari 38 provinsi, penelitian ini menerapkan metode regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi dengan elastisitas sebesar 1,05%, yang mengindikasikan bahwa ekstensifikasi lahan masih menjadi faktor dominan dalam produksi. Sebaliknya, curah hujan tidak berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5%, meskipun menunjukkan kecenderungan negatif pada taraf 10%, yang menyiratkan bahwa curah hujan tinggi tanpa pengelolaan yang tepat dapat menimbulkan risiko. Temuan ini menyarankan bahwa untuk mengurangi disparitas wilayah, kebijakan pembangunan harus berfokus pada perluasan lahan baku sawah di luar Jawa dan peningkatan infrastruktur irigasi untuk memitigasi ketergantungan pada iklim.




