ANALISIS FAKTOR SOSIAL-EKONOMI (PENDIDIKAN & PERTUMBUHAN EKONOMI) TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI WILAYAH PERDESAAN JAWA TENGAH
Kata Kunci:
Pengangguran, Pendidikan, Pertumbuhan Ekonomi, Wilayah Perdesaan, Jawa TengahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di wilayah perdesaan Jawa Tengah, khususnya di sepuluh kabupaten yang menjadi fokus studi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur terhadap 21 responden usia produktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penganggur di desa didominasi oleh lulusan SMA/SMK sebesar 62,5%, yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian (mismatch) antara peningkatan pendidikan dengan ketersediaan lapangan kerja lokal. Faktor utama penyebab pengangguran meliputi terbatasnya usaha yang membuka lowongan pekerjaan, sifat pekerjaan desa yang mayoritas musiman (sektor pertanian), serta tingginya kontribusi putus sekolah terhadap angka pengangguran. Selain itu, ditemukan hambatan sosial berupa praktik nepotisme dan kurangnya akses informasi yang memperburuk kondisi ketenagakerjaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengangguran di desa bersifat multidimensional dan memerlukan strategi terintegrasi yang mencakup pengembangan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja produktif, serta pelatihan keterampilan yang relevan dengan pasar kerja.




