PARADOKS EFISIENSI JUST-IN-TIME PADA MUSIM TANAM: STUDI FENOMENOLOGI INEFISIENSI RANTAI PASOK DAN OPPORTUNITY COST DI INDUSTRI AGROKIMIA
Kata Kunci:
Diminishing Marginal Returns, Just-In-Time, Opportunity Cost, Produktivitas, Rantai PasokAbstrak
Penelitian ini mengeksplorasi penerapan manajemen persediaan Just-In-Time (JIT) selama puncak musim tanam di industri agrokimia, khususnya di PT. Inti Everspring Indonesia. Secara teoritis, JIT meminimalkan biaya penyimpanan, namun penelitian kualitatif ini mengungkap paradoks di mana praktik persediaan ramping justru memicu inefisiensi rantai pasok yang signifikan. Dengan metode deskriptif-analitis dan triangulasi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi hambatan parah pada lini pengemasan pestisida cair. Temuan menunjukkan downtime mesin selama 30 hingga 90 menit sering terjadi akibat kekosongan stok botol, yang disebabkan oleh kanibalisme sumber daya internal (prioritas forklift untuk produk granul) dan keterlambatan vendor eksternal. Disrupsi ini menghasilkan inefisiensi ganda: kapasitas menganggur dengan opportunity cost substansial (hilangnya 800-1.000 botol per jam) dan pembengkakan biaya variabel akibat lembur berlebihan. Ketergantungan pada jam lembur juga memicu Hukum Diminishing Marginal Returns, yang menurunkan produktivitas pekerja dan meningkatkan cacat produk. Studi ini merekomendasikan penerapan Economic Order Quantity (EOQ) dinamis untuk safety stock dan perekrutan pekerja harian lepas selama musim puncak guna mengoptimalkan efisiensi produksi.




