ANALISIS LITERATUR TERKAIT EFEKTIVITAS PROSES PEMERIKSAAN PAJAK DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI INDONESIA

Penulis

  • Putri Sandrina Sitompul Universitas Negeri Medan Penulis
  • Maya Martiza Sari Universitas Negeri Medan Penulis
  • Radhika Narwastu Universitas Negeri Medan Penulis
  • Cecilia Miranda Br Lumban Gaol Universitas Negeri Medan Penulis
  • Al Wahfi Suhada Sipahutar Universitas Negeri Medan Penulis

Kata Kunci:

Pemeriksaan Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, Efektivitas, Systematic Literature Review, Indonesia, Pemeriksaan Berbasis Risiko, Slippery Slope Framework, Behavioral Insights

Abstrak

Penelitian ini menganalisis efektivitas proses pemeriksaan pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap studi empiris periode 2010–2024. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak efektif sebagai instrumen penegakan hukum perpajakan, namun efektivitasnya bersifat kondisional dan sangat dipengaruhi oleh kualitas pelaksanaan, konteks sosial-institusional, serta karakteristik wajib pajak. Tiga faktor utama yang menentukan efektivitas pemeriksaan meliputi kompetensi sumber daya manusia pemeriksa, transparansi dan kepastian hukum, serta integrasi teknologi informasi. Transformasi menuju risk-based audit terbukti meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya dan efek pencegahan (deterrence effect). Namun, efektivitas pemeriksaan bervariasi menurut karakteristik wajib pajak: wajib pajak badan besar memerlukan pendekatan sophisticated dengan pemeriksa spesialisasi, sementara wajib pajak orang pribadi dan UMKM memerlukan pendekatan yang edukatif dan suportif. Dimensi psikologis dan sosial—khususnya perlakuan yang penuh hormat (respectful treatment) dan persepsi keadilan prosedural—terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan dan kepatuhan sukarela. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan enforcement, education, transparency, dan behavioral insights untuk mewujudkan kepatuhan pajak yang berkelanjutan. Rekomendasi kebijakan meliputi penguatan kapasitas SDM pemeriksa, akselerasi digitalisasi, penerapan prinsip keadilan prosedural, integrasi behavioral insights, diferensiasi strategi berdasarkan karakteristik wajib pajak, serta penguatan mekanisme continuous monitoring dan evaluasi. Penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan sintesis sistematis pertama di konteks Indonesia serta merumuskan kerangka konseptual integratif yang menggabungkan Deterrence Theory, Slippery Slope Framework, dan pendekatan Behavioral Insights untuk memahami kompleksitas hubungan antara pemeriksaan pajak dan kepatuhan wajib pajak.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-01