ANALISIS PENGARUH INSTRUMEN GIRO WAJIB MINIMUM SYARIAH TERHADAP LIKUIDITAS PERBANKAN
Kata Kunci:
Giro Wajib Minimum Syariah, Likuiditas Perbankan, Systematic Literature ReviewAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh instrumen Giro Wajib Minimum (GWM) Syariah terhadap likuiditas perbankan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber literatur dari DOAJ, Scispace, Elicit, dan Google Scholar pada periode 2014–2024. Hasil telaah menunjukkan bahwa pengaruh GWM Syariah terhadap likuiditas bersifat tidak linear dan sangat dipengaruhi oleh faktor kontekstual, seperti ukuran bank, tingkat permodalan, instrumen mitigasi kebijakan (misalnya PLM Syariah dan pasar uang syariah), serta kondisi makroekonomi. Meskipun GWM terbukti menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, efektivitasnya pada bank syariah berbeda dengan bank konvensional karena keterbatasan instrumen likuiditas syariah, perbedaan struktur pendanaan, dan peran dana sosial. Bukti empiris menunjukkan bahwa bank syariah tidak selalu lebih rentan dibandingkan bank konvensional, melainkan responsnya bersifat bergantung pada konteks. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan penelitian, seperti terbatasnya studi yang menguji peran moderasi dan mediasi secara simultan, minimnya penggunaan metode kausal yang kuat, serta kurangnya kajian komparatif lintas negara. Oleh karena itu, riset mendatang perlu diarahkan pada analisis kausal berbasis pendekatan kuasi-eksperimental serta perbandingan lintas yurisdiksi untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai efektivitas GWM Syariah terhadap ketahanan likuiditas perbankan.




