ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE PERPUSTAKAAN TERHADAP PENINGKATAN MINAT KUNJUNGAN PEMUSTAKA: SEBUAH MODEL PENERIMAAN LAYANAN HYBRID LIBRARY BERBASIS TAM DAN UX
Kata Kunci:
Aplikasi Mobile Perpustakaan, Minat Kunjungan, Technology Acceptance Model (TAM), User Experience (UX), Layanan Hybrid, iPusnasAbstrak
Transformasi digital telah mendorong perpustakaan untuk beradaptasi, bergeser dari entitas fisik semata menjadi digital learning hub. Namun, adopsi teknologi ini menimbulkan tantangan berupa penurunan kunjungan fisik, seiring dengan meningkatnya preferensi pengguna terhadap akses informasi secara daring 24/7. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aplikasi mobile library terhadap minat kunjungan pemustaka dengan mendefinisikan kembali konsep kunjungan sebagai total engagement dalam konteks layanan hybrid library. Penelitian ini menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan User Experience (UX) Honeycomb. Metode yang diterapkan adalah studi pustaka dan analisis data sekunder ulasan pengguna (contoh iPusnas) untuk memodelkan faktor penerimaan. Temuan menunjukkan bahwa aplikasi mobile berfungsi sebagai substitusi kunjungan fisik, tetapi berhasil meningkatkan engagement virtual. Hambatan utama adopsi bukan terletak pada kekurangan fitur, melainkan pada ketidakstabilan sistem teknis (bug dan error), yang mendominasi 56.3% laporan masalah. Lebih lanjut, variabel UX Feel (0.444) dan Use (0.346) memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap pengalaman pengguna dibandingkan variabel Think, menggarisbawahi pentingnya desain antarmuka yang menarik dan kemudahan penggunaan. Implikasi manajerialnya adalah perpustakaan harus memprioritaskan perbaikan stabilitas teknis sebelum fokus pada penambahan fitur atau estetika.




