KERAGAMAN BUDAYA DAN TEORI BUDAYA ORGANISASI
Kata Kunci:
Keragaman Budaya, Budaya Organisasi, Teori Organisasi, Globalisasi, Nilai LokalAbstrak
Penelitian ini membahas hubungan antara keragaman budaya dan teori budaya organisasi dalam konteks organisasi modern yang semakin multikultural. Keragaman budaya mencerminkan perbedaan nilai, norma, serta perilaku individu yang berasal dari berbagai latar sosial dan etnis, yang berpengaruh terhadap dinamika dan efektivitas organisasi. Dalam lingkungan organisasi, pemahaman terhadap teori budaya organisasi menjadi penting untuk mengelola perbedaan tersebut secara harmonis sehingga tercipta budaya kerja yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat mampu menjadi mekanisme pembentuk makna, pengendali perilaku, serta alat adaptasi terhadap perubahan lingkungan eksternal. Selain itu, penerapan nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan toleransi dapat memperkuat identitas nasional sekaligus meningkatkan kohesi sosial dalam organisasi. Dengan demikian, integrasi antara keragaman budaya dan teori budaya organisasi berperan penting dalam membangun organisasi yang inovatif, efektif, dan berkelanjutan di era globalisasi.




