DARI KANDANG KE MIMBAR: ANALISIS TEOLOGIS TERHADAP KEHIDUPAN IMAN PETERNAK AYAM DI DESA LEPO LIMA-KECAMATAN NELLE
Kata Kunci:
Peternak Ayam, Iman, Solidaritas Komunal, Kandang Ke MimbarAbstrak
Beternak ayam selalu dipandang sebagai pekerjaan ekonomis masyarkat kecil. Namun, aktivitas beternak ayam yang sering dipandang sekadar pekerjaan sederhana ternyata menyimpan makna spiritual yang mendalam. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggabungkan wawancara, observasi, dan kajian pustaka untuk memahami dinamika sosial-ekonomi, religiusitas, serta refleksi iman para peternak ayam di Desa Lepo Lima–Kecamatan Nelle dalam perspektif teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sebagai peternak ayam bukan hanya aktivitas ekonomi, melainkan panggilan iman yang menegaskan martabat manusia sebagai rekan kerja Allah. Refleksi teologis berdasarkan Ajaran Sosial Gereja, Teologi Minjung, dan Teologi Kontekstual menegaskan bahwa kandang ayam dapat menjadi locus theologicus, tempat iman diwujudkan dalam kerja keras, solidaritas komunal, dan pengharapan akan penyertaan Tuhan. Dengan demikian, suara peternak ayam perlu dihadirkan dari kandang ke mimbar agar Gereja semakin peka terhadap realitas hidup kaum kecil dan mampu membangun praksis pastoral yang lebih mengumat dan menyentuh realitas umat serta membebaskan




