KRITIK PETER L. BERGER TERHADAP KAPITALISME: MEMERANGI MITOS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KRISIS EKOLOGI DI INDONESIA

Penulis

  • Stefanus Suriadi Jadur Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Perseverando Giano Happy Putra Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Joannes George Maria Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Ewaldus Nuka Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Lorensius Syukur Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis

Kata Kunci:

Pembangunan, Kapitalisme, Mitos Pertumbuhan, Krisis Ekologi, Peter L, Berger

Abstrak

Pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi telah menjadi paradigma dominan dalam kebijakan pembangunan di negara-negara Dunia Ketiga, termasuk Indonesia. Namun, paradigma ini kerap menghasilkan berbagai persoalan serius, seperti ketimpangan sosial, penderitaan manusia, dan krisis ekologi yang semakin akut. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kritik Peter L. Berger terhadap kapitalisme pembangunan, khususnya mitos pertumbuhan ekonomi, serta relevansinya dalam membaca krisis ekologi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari karya-karya utama Peter L. Berger yang membahas politik pembangunan, mitos pertumbuhan, dan kalkulus penderitaan manusia, serta didukung oleh literatur teoritis dan data empiris terkait kerusakan lingkungan di Indonesia. Analisis data dilakukan melalui pendekatan kritis-interpretatif untuk mengaitkan konsep-konsep Berger dengan realitas pembangunan kapitalistik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma pembangunan yang menitikberatkan pertumbuhan ekonomi telah mengabaikan dimensi etis pembangunan, sehingga melahirkan penderitaan manusia dan kerusakan ekologis yang sistemik. Kritik Berger menawarkan alternatif etika politik pembangunan yang berorientasi pada pengurangan penderitaan manusia (kalkulus penderitaan) dan penciptaan makna sosial (kalkulus makna), serta menempatkan manusia dan keberlanjutan lingkungan sebagai pusat kebijakan pembangunan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemikiran Peter L. Berger relevan sebagai landasan kritis dan normatif untuk merumuskan paradigma pembangunan yang lebih manusiawi dan ekologis di Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-01