RUPS SEPIHAK DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM KASUS PT SIERAF TEKNIK PERKASA (Putusan PN Surabaya Nomor 272/Pdt.G/2016/PN Sby jo. PT Surabaya Nomor 693/Pdt/2017/PT Sby)
Kata Kunci:
RUPS, Akta Notaris, Tanggung Jawab Notaris, Perbuatan Melawan Hukum, PT Sieraf Teknik PerkasaAbstrak
Penelitian ini menganalisis implikasi yuridis dari Putusan PN Surabaya Nomor 272/Pdt.G/2016/PN Sby yang membatalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Sieraf Teknik Perkasa. Fokus utama penelitian adalah ketidakabsahan RUPSLB yang diselenggarakan secara sepihak dan dampaknya terhadap akta notaris yang dibuat berdasarkan rapat tersebut. Melalui pendekatan normatif-empiris, penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan, peraturan perundang-undangan (Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Undang-Undang Jabatan Notaris), serta doktrin hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RUPSLB yang cacat prosedur tidak memenuhi syarat sahnya suatu rapat, sehingga keputusan yang dihasilkan pun batal demi hukum. Lebih lanjut, notaris yang membuat akta dari rapat tersebut dianggap lalai dan melakukan perbuatan melawan hukum, yang berimplikasi pada tanggung jawab perdata dan kode etik. Studi ini menegaskan pentingnya peran notaris sebagai pejabat publik yang harus bersikap teliti dan independen untuk memastikan kepastian dan perlindungan hukum bagi para pihak.




