EFEKTIVITAS PERAN CHINA DALAM RESOLUSI KONFLIK ARAB SAUDI–IRAN MELALUI PENDEKATAN TANPA KEKUASAAN LANGSUNG TAHUN 2023

Penulis

  • Sandia Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Abdurrab Penulis
  • Ushwatul Jannah Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Abdurrab Penulis

Kata Kunci:

Normalisasi Arab Saudi–Iran, Diplomasi China, Pendekatan Tanpa Kekuasaan Langsung, Geopolitik Timur Tengah

Abstrak

Penelitian ini menganalisis keberhasilan China dalam menengahi konflik Arab Saudi dan Iran pada Maret 2023. Fokus utamanya adalah membuktikan bagaimana strategi "tanpa kekuasaan langsung" atau diplomasi lunak (soft balancing/quiet diplomacy) lebih efektif meredakan ketegangan proksi di Timur Tengah dibandingkan intervensi militer tradisional. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan foreign policy decision making. Temuan menunjukkan bahwa stabilitas kawasan Teluk sangat krusial bagi kepentingan energi China dan program Belt and Road Initiative (BRI). Tanpa pengerahan kekuatan militer, China sukses memanfaatkan hubungan ekonomi yang setara serta sikap netralnya untuk membangun kepercayaan, yang pada akhirnya mendorong kedua negara menyepakati normalisasi diplomatik. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai pergeseran peta geopolitik global, di mana pengaruh kekuatan besar dapat dicapai melalui instrumen ekonomi dan mediasi damai. Untuk mengeksplorasi literatur lebih lanjut terkait proses dan dampak kesepakatan damai ini, Anda dapat merujuk pada artikel analisis strategi negosiasi di Analisis Strategi Negosiasi China atau telaah diplomasi perdamaian pada Diplomasi Perdamaian China di Timur Tengah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-01