PENGARUH SUSTAINABILITY REPORTING DAN KEPEMILIKAN PEMERINTAH TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Kata Kunci:
Sustainability Reporting, Kepemilikan Pemerintah, Nilai Perusahaan, Tobin’s Q, Perusahaan ManufakturAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sustainability reporting dan kepemilikan pemerintah terhadap nilai perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, situs resmi perusahaan, dan data pasar modal. Dari populasi 192 perusahaan manufaktur, teknik purposive sampling menghasilkan 22 perusahaan atau 110 observasi perusahaan-tahun. Sustainability reporting diukur dengan Sustainability Reporting Disclosure Index (SRDI), kepemilikan pemerintah diukur sebagai proporsi saham pemerintah terhadap total saham beredar, dan nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin’s Q. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainability reporting dan kepemilikan pemerintah masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 47,3% variasi nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa transparansi informasi keberlanjutan dan keterlibatan pemerintah dalam struktur kepemilikan dapat dipersepsikan sebagai sinyal positif oleh investor. Implikasinya, perusahaan perlu meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan dan transparansi struktur kepemilikan untuk memperkuat kepercayaan pasar.




