PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI TERAPI HIPERGLIKEMI

Penulis

  • Septi Qurotu Aini Universitas Yatsi Madani Penulis
  • Rina Puspitasari Universitas Yatsi Madani Penulis
  • Sahra Nabila Universitas Yatsi Madani Penulis
  • Shinta Universitas Yatsi Madani Penulis
  • Sapii Universitas Yatsi Madani Penulis
  • Salsabillah Dhiva Ardhana Universitas Yatsi Madani Penulis

Kata Kunci:

Hiperglikemi, Moringa Oleifera, Rebusan Daun Kelor

Abstrak

Pendahuluan : Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau kelainan metabolisme kronik yang mempunyai banyak penyebab dan ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat kekurangan insulin. Tujuan Penelitian : Mengidentifikasi pengaruh pemberian rebusan daun kelor (moringa oleifera) sebagai terapi hiperglikemi terhadap diabetes melitus berdasarkan studi empiris selama 5 tahun terakhir. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan cara dan analisa data dari sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa 9 jurnal relevan sesuai dengan topik yang ditemukan melalui pencarian internet menggunakan tiga database, yaitu Google scholar, Science direct, Pubmed. Hasil Penelitian : Hasil tinjauan literatur dari 9 artikel ini, ditemukan bahwa konsumsi rebusan daun kelor selama empat hari, dengan frekuensi dua kali sehari, dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa dalam darah secara signifikan. Kadar glukosa darah responden turun dari 239 mg/dL menjadi 159 mg/dl. Penurunan kadar GDS 80 mg/dl. Kesimpulan : Berdasarkan hasil literature review didapatkan kesimpulan dari kajian literatur yang dilakukan, terbukti bahwa penggunaan rebusan daun kelor sebagai pengendali kadar hiperglikemi efektif dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-01