PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI TERAPI HIPERGLIKEMI
Kata Kunci:
Hiperglikemi, Moringa Oleifera, Rebusan Daun KelorAbstrak
Pendahuluan : Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau kelainan metabolisme kronik yang mempunyai banyak penyebab dan ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat kekurangan insulin. Tujuan Penelitian : Mengidentifikasi pengaruh pemberian rebusan daun kelor (moringa oleifera) sebagai terapi hiperglikemi terhadap diabetes melitus berdasarkan studi empiris selama 5 tahun terakhir. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan cara dan analisa data dari sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa 9 jurnal relevan sesuai dengan topik yang ditemukan melalui pencarian internet menggunakan tiga database, yaitu Google scholar, Science direct, Pubmed. Hasil Penelitian : Hasil tinjauan literatur dari 9 artikel ini, ditemukan bahwa konsumsi rebusan daun kelor selama empat hari, dengan frekuensi dua kali sehari, dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa dalam darah secara signifikan. Kadar glukosa darah responden turun dari 239 mg/dL menjadi 159 mg/dl. Penurunan kadar GDS 80 mg/dl. Kesimpulan : Berdasarkan hasil literature review didapatkan kesimpulan dari kajian literatur yang dilakukan, terbukti bahwa penggunaan rebusan daun kelor sebagai pengendali kadar hiperglikemi efektif dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah




