PERAN KELUARGA DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL REMAJA

Penulis

  • Sindi Aryani Universitas Mercu Buana Yogyakarta Penulis

Kata Kunci:

Remaja, Kesehatan Mental, Dukungan Keluarga, Pola Asuh, Resiliensi, Kesejahteraan Psikologis

Abstrak

Masa remaja merupakan fase perkembangan transisi yang kompleks dan penuh tantangan. Perubahan biologis, kognitif, dan sosial emosional membuat remaja rentan mengalami berbagai masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, stres akademik, perilaku berisiko, hingga gangguan identitas. Keluarga sebagai lingkungan terdekat memiliki peran fundamental dalam membentuk kondisi psikologis remaja melalui pola asuh, kualitas hubungan, komunikasi, dukungan emosional, serta stabilitas rumah tangga. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor keluarga yang memengaruhi kesehatan mental remaja, (2) memahami risiko psikologis yang muncul dalam keluarga disfungsional, dan (3) menyajikan strategi keluarga dalam mempromosikan kesehatan mental remaja. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku teori perkembangan, dan laporan lembaga internasional seperti WHO, UNICEF, dan Kemenkes RI. Hasil kajian menunjukkan bahwa gaya pengasuhan demokratis, komunikasi terbuka, emotional bonding, dan stabilitas emosional keluarga berperan penting sebagai faktor protektif, sedangkan pola komunikasi buruk, konflik keluarga, invalidasi emosional, kekerasan, dan kemiskinan menjadi faktor risiko gangguan mental pada remaja. Artikel ini menegaskan perlunya keluarga mengembangkan pola asuh yang sehat, responsif, dan penuh kehangatan sebagai upaya preventif terhadap gangguan mental remaja

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-01