FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PEMECAH BATU PT CERDAS PERSADA MANDIRI TANJUNG MERAHE
Kata Kunci:
Kelelahan, Masa Kerja , Usia, Status GiziAbstrak
Kelelahan kerja merupakan mekanisme perlindungan tubuh agar tubuh menghindari kerusakan lebih lanjut. Kelelahan mengarah pada kondisi melemahnya tenaga untuk melakukan suatu kegiatan. Tujuannya untuk mengetahui adanya hubungan usia, masa kerja dan satutus gizi dengan tingkat kelelahan kerja pada pekerja pemecah batu PT Cerdas Persada Mandiri Tanjung Merahe. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yang berjumlah 66 karyawan. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja dan dianalisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini diketahui bahwa ada hubungan antara usia dengan Tingkat kelelahan kerja dengan nilai p value = 0,021, tidak ada hubungan antara masa kerja dengan Tingkat kelelahan kerja dengan nilai p value = 0,058, dan ada hubungan antara status gizi dengan Tingkat kelelahan kerja dengan nilai p value = 0,030. Ditemukan adanya hubungan usia dan status gizi dengan tingkat kelelahan kerja sedangkan pada masa kerja tidak terdapat hubungan dengan tingkat kelelahan kerja pada pekerja pemecah batu PT Cerdasa Persada Mandiri Tanjung Marahe. Maka dari itu, diperlukan adanya penanganan khusus terhadap karyawan terkait masalah kelelahan kerja. Penanganan ini penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental pekerja, mencegah penurunan produktivitas, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja




