INTERVENSI BERBASIS LAYANAN PRIMER, DIGITAL HEALTH, DAN REHABILITASI MULTIMODAL DALAM MANAJEMEN STROKE: SUATU LITERATURE REVIEW

Penulis

  • Andi Hiswanah Universitas Mega Buana Palopo Penulis
  • Andi Alim Universitas Mega Buana Palopo Penulis
  • Ishaq Iskandar Universitas Mega Buana Palopo Penulis

Kata Kunci:

Stroke, Layanan Kesehatan Primer, mHealth, Rehabilitasi Multimodal, Self-Management, Telerehabilitasi

Abstrak

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas jangka panjang di dunia, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah. Tantangan utama dalam manajemen stroke tidak hanya terletak pada fase akut, tetapi juga pada pencegahan sekunder, rehabilitasi berkelanjutan, dan peningkatan kualitas hidup penyintas stroke. Keterbatasan layanan kesehatan primer, rendahnya kepatuhan pengobatan, serta akses rehabilitasi yang tidak merata mendorong perlunya pendekatan manajemen stroke yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Literature review ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkait efektivitas intervensi berbasis layanan primer, digital health, dan rehabilitasi multimodal dalam manajemen stroke. Penulisan dilakukan menggunakan pendekatan systematic–narrative synthesis terhadap 34 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi. Desain penelitian yang direview meliputi randomized controlled trial, cluster randomized controlled trial, systematic review dan meta-analysis, scoping review, feasibility study, serta study protocol. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola efektivitas, konteks implementasi, dan celah penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi berbasis layanan primer yang diperkuat dengan digital health secara konsisten meningkatkan kontrol faktor risiko, kepatuhan pengobatan, kualitas hidup, serta menurunkan kekambuhan dan mortalitas stroke. Pendekatan self-management, self-efficacy, dan person-centred care terbukti meningkatkan kemandirian dan kebermaknaan hidup pasien pascastroke. Selain itu, keterlibatan caregiver dan keluarga melalui intervensi edukatif dan dyadik berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan rehabilitasi. Rehabilitasi fisik multimodal, termasuk telerehabilitasi, exergames, dan virtual reality, menunjukkan manfaat nyata dalam meningkatkan fungsi motorik, aktivitas sehari-hari, dan akses layanan, khususnya di komunitas dengan keterbatasan sumber daya. Sebagai kesimpulan, manajemen stroke yang efektif memerlukan pendekatan multidimensi dan terintegrasi yang menghubungkan layanan primer, teknologi digital, rehabilitasi fisik, serta dukungan psikososial dan keluarga. Penguatan layanan primer dan pemanfaatan digital health menjadi strategi kunci dalam pencegahan sekunder dan rehabilitasi stroke yang berkelanjutan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan model layanan stroke yang adaptif, skalabel, dan kontekstual, serta bagi perumusan kebijakan kesehatan di berbagai sistem pelayanan

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-01