PENGARUH EDUKASI KEPERAWATAN TERHADAP ANSIETAS DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI HUNIAN TETAP KABUPATEN LUMAJANG
Kata Kunci:
Bencana, Hipertensi, Hipnosis Lima Jari, Ansietas, Teknik Relaksasi Napas DalamAbstrak
Bencana merupakan peristiwa yang dapat menimbulkan Post -Traumatic Traumatic Stress Disorder (PTSD). Dampak yang timbul akibat PTSD yaitu kecemasan yang berkepanjangan dan mempengaruhi kesehatan fisik salah satunya yaitu meningkatkan tekanan darah atau hipertensi. Tujuan studi kasus ini untuk menunjukkan keberhasilan teknik relaksasi napas dalam dan hipnosis lima jari pada penderita ansietas dengan hipertensi. Metode yang digunakan yaitu metode pre eksperimental dengan pre-test dan post-test. Studi ini dilakukan pada 5 klien yang mengalami ansietas dengan riwayat hipertensi pada November 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria klien dengan riwayat hipertensi, memiliki ansietas dengan adanya jawaban klien pada SRQ no. 25-29. Intervensi yang dilakukan pada studi ini yaitu teknik relaksasi napas dalam, hipnosis lima jari, edukasi hipertensi dan membuat jadwal pertemuan sebanyak 4 kali selama 14 hari dengan mengunjungi rumah masing-masing klien. Pemberian intervensi ini dilakukan secara promosi melalui flayer dan demonstrasi. Hasil intervensi yang diberikan yaitu pemberian pendidikan kesehatan terkait hipertensi dan kepatuhan minum obat berpengaruh dalam pengetahuan dan kepatuhan klien. Intervensi teknik relaksasi napas dalam dan hipnosis lima jari efektif untuk menurunkan tekanan darah dan nilai ansietas. Selain dari tekanan darah dan nilai ansietas menurun, klien mengatakan lebih tenang, rileks dan dapat mengontrol diri dan tidak terfokus pada trauma yang dialami pasca bencana.




