HUBUNGAN PERILAKU BREAKFAST SKIPPING DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN PLUS SUKOWONO

Penulis

  • Marta Karizah Sejati Universitas Muhammadiyah Jember Penulis
  • Awatiful Azza Universitas Muhammadiyah Jember Penulis
  • Diyan Indriyani Universitas Muhammadiyah Jember Penulis

Kata Kunci:

Breakfast Skipping, Kadar Hemoglobin, Remaja Putri

Abstrak

Breakfast Skipping merupakan kebiasaan melewatkan sarapan yang dapat menyebabkan berkurangnya asupan zat gizi, terutama zat besi, sehingga berpotensi menurunkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 135 siswi dengan sampel sebanyak 101 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner perilaku Breakfast Skipping dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHb kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman’s Rho dengan tingkat signifikasi α ≤ 0,05. Sebanyak 87 responden (86,1%) yang melakukan Breakfast Skipping, dan 63 responden (62,4%) memiliki kadar hemoglobin rendah. Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan nilai p value= 0,001 dengan koefisien korelasi r =-0,382 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan menggambarkan hubungan yang lemah dengan arah negatif. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui edukasi mengenai pentingnya kebiasaan sarapan sebagai salah satu strategi pencegahan anemia pada remaja putri.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-01