ANALISIS KINERJA KEUANGAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANTEN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD

Penulis

  • Wahyu Hastho Wijayanto Universitas Terbuka Penulis
  • Ali Muktiyanto Universitas Terbuka Penulis
  • Sufyati HS UPN Veteran Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Balanced Scorecare, Kinerja Rumah Sakit, Evaluasi Kinerja, Perspektif Non Finansial

Abstrak

Penelitian ini mengevaluasi kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (UPT RSUD) Banten dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) yang mencakup empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Jenis penelitian: Deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian: RSUD Banten Populasi dan sampel: Pasien rawat inap dan rawat jalan (survei kepuasan), pimpinan RSUD (wawancara), tenaga medis dan non medis (observasi). Metode pengumpulan data: Survei: Kepuasan pelanggan dengan skala likert, wawancara mendalam: Manajemen untuk perspektif strategis, Dokumentasi: Laporan keuangan, laporan tahunan dan SOP rumah sakit. Analisis Data: Kuantitatif: Statistik deskriptif untuk data survei dan laporan keuangan, Kualitatif: Analisis naratif untuk wawancara dan observasi. Mengungkapkan kinerja yang memuaskan dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, meskipun tantangan besar masih ada dalam kinerja keuangan dan efisiensi proses internal. Meskipun likuiditas dan solvabilitas sudah baik, perputaran aset dan pemulihan biaya masih memerlukan perbaikan. Meningkatkan efisiensi proses dan mengoptimalkan sumber pendapatan sangat penting untuk mencapai standar keuangan yang ideal. Retensi pelanggan relatif kuat yaitu sebesar 112%, meskipun terjadi penurunan signifikan pada tahun 2020, sementara perolehan pelanggan masih rendah yaitu sebesar 14% (di bawah standar 30%). Kepuasan pelanggan sangat tinggi terutama pada kehandalan (5) dan empati (4,95). Untuk meningkatkan kinerja, rumah sakit harus memprioritaskan perolehan pelanggan, memperkuat layanan di masa krisis, dan mempertahankan tingkat kepuasan yang tinggi. Indikator efisiensi tempat tidur (BOR, BTO, TOI, AvLOS) sudah baik, namun penurunan angka kematian (GDR, NDR) masih merupakan tantangan yang memerlukan intervensi strategis. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan kepuasan karyawan yang baik (rata-rata di atas 3,5), meskipun demikian diperlukan peningkatan dalam keadilan promosi. Retensi karyawan, produktivitas, dan pelatihan memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan karya asli peneliti yang berjudul “Analisis Kinerja UPT RSUD Banten Dengan Pendekatan Balanced Scorecard”

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-01