STUDI ISLAM INTEGRATIF INTERKONEKTIF
Kata Kunci:
Studi Islam, Pendekatan Integratif Interkonektif, Ilmu Agama, Pendidikan Islam, Era Globalisasi, Pengembangan Karakter Islami, Integrasi Keilmuan, Dedikotomi IlmuAbstrak
Penelitian ini membahas pendekatan Studi Islam Integratif Interkonektif sebagai solusi terhadap pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum dalam memahami fenomena sosial, budaya, dan spiritual. Pendekatan ini mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dengan perspektif Islam untuk menghadapi tantangan globalisasi yang semakin kompleks, seperti permasalahan sosial, perubahan budaya, dan perkembangan teknologi. Studi ini bertujuan memberikan gambaran bagaimana konsep integratif interkonektif dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam, khususnya dalam pembentukan karakter Islami. Dengan mengedepankan prinsip teoantroposentris—yakni kombinasi antara wahyu dan akal manusia—pendekatan ini mampu menghilangkan dikotomi ilmu serta membentuk manusia berkarakter kokoh dan berintegritas. Pendekatan ini relevan untuk membangun solusi keilmuan yang lebih komprehensif, fleksibel, dan kontekstual dalam menghadapi tantangan era globalisasi




