ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PENERAPAN TATA KELOLA (GCG) DALAM GEREJA PROTESTAN INDONESIA DI PAPUA
Kata Kunci:
Tata Kelola Anggaran, Analisis Risiko, MitigasiAbstrak
Penelitian ini mengkaji manajemen risiko dan penerapan tata kelola yang baik dalam konteks Gereja Protestan Indonesia di Papua (GPI Papua). Fokus penelitian mencakup analisis risiko dan praktik tata kelola yang baik dalam administrasi, pelayanan, dan keuangan GPI Papua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data deskriptif. Penelitian ini mengidentifikasi risiko-risiko terkait manajemen keuangan, sumber dana, proses pengelolaan, transparansi keuangan, keterlibatan jemaat, ketidakpastian pendapatan, kebijakan keuangan, dan pendidikan keuangan Hasil analisis Fishbone menunjukkan akar masalah yang dapat diatasi melalui perbaikan manajemen keuangan, peningkatan transparansi, dan partisipasi jemaat dalam pengelolaan keuangan gereja. Langkah- langkah mitigasi termasuk diversifikasi sumber pendapatan, pendidikan keuangan, penetapan prosedur pengelolaan keuangan yang jelas, transparansi dan pelaporan keuangan, penanganan ketidakpastian pendapatan, partisipasi jemaat, peninjauan kebijakan keuangan, monitoring dan evaluasi, serta keterlibatan asesor keuangan. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya analisis risiko menyeluruh, pembahasan risiko yang cermat, dan implementasi langkah- langkah mitigasi untuk meningkatkan tata kelola anggaran gereja, mengurangi risiko, dan memperkuat kepercayaan jemaat dan masyarakat




