IMPLEMENTASI SIX SIGMA UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KRUPUK IKAN (STUDI KASUS: UMKM SINAR MUTIARA DI DESA KARANG SERANG KABUPATEN TANGERANG)
Kata Kunci:
Six Sigma, Pengendalian Kualitas, UMKMAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas produk krupuk ikan yang diproduksi oleh UMKM Sinar Mutiara di Desa Karang Serang, Kabupaten Tangerang dengan menerapkan metode Six Sigma sebagai pendekatan sistematis. Penelitian ini mengidentifikasi, menganalisis, dan menghilangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas produk dengan fokus pada perbaikan proses. Penelitian ini menggunakan metodologi Six Sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap awal, tujuan pengendalian kualitas didefinisikan, parameter penting diidentifikasi, dan tingkat performa proses produksi krupuk ikan diukur. Kemudian analisis statistik digunakan untuk menemukan sumber ketidaksempurnaan kualitas. Penelitian menunjukkan bahwa menerapkan Six Sigma pada UMKM Sinar Mutiara dapat meningkatkan kualitas produk krupuk ikan secara signifikan. Identifikasi dan perbaikan faktor-faktor penyebab variasi menurunkan jumlah produk yang cacat dan meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, perbaikan kualitas yang berkelanjutan dijamin melalui penerapan sistem pengendalian yang efektif. Implementasi Six Sigma pada UMKM Sinar Mutiara menghasilkan kepuasan pelanggan dan reputasi merek yang lebih baik. Rekomendasi diberikan untuk memastikan bahwa Six Sigma terus dimasukkan ke dalam operasi sehari-hari UMKM. Disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan dan sistem pengendalian kualitas untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil




