PERAN DAN UPAYA KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KEPESERTAAN BPU DI BPJS KETENAGAKERJAAN MANADO
Kata Kunci:
Peran, Upaya Kepesertaan, Bukan Penerima Upah (BPU), BPJS KetenagakerjaanAbstrak
Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan hak setiap warga negara yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011. Salah satu segmen kepesertaan yang menjadi perhatian adalah pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal, seperti pedagang, petani, nelayan, ojek online, dan pelaku UMKM yang harus mendaftarkan diri secara mandiri. Meskipun jumlah pekerja BPU sangat besar, tingkat kepesertaannya masih rendah akibat rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan akses informasi, serta kondisi ekonomi calon peserta. Dalam kondisi tersebut, karyawan BPJS Ketenagakerjaan Manado berperan penting sebagai komunikator, edukator, dan fasilitator dalam menjangkau pekerja BPU. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran karyawan, upaya sosialisasi dan edukasi, pendekatan dalam menjangkau pekerja BPU dengan keterbatasan akses informasi, serta kendala yang dihadapi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan teknik purposive sampling, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap empat informan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Manado yang terlibat langsung dalam program perluasan kepesertaan BPU. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan pemeriksaan keabsahan data melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan menjalankan perannya secara terpadu sebagai komunikator, edukator, fasilitator, dan penghubung; upaya sosialisasi dan edukasi dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai media dan kerja sama lintas pihak; pendekatan terhadap pekerja informal dilakukan secara adaptif dan kombinatif; serta kendala yang dihadapi bersifat multidimensional, mencakup kondisi ekonomi, rendahnya literasi, keberagaman karakteristik pekerja, dan keterbatasan jangkauan geografis. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi BPJS Ketenagakerjaan Manado dalam menyusun strategi sosialisasi, edukasi, dan pendekatan kepada pekerja BPU secara lebih optimal.




