RELEVANSI PENDIDIKAN ISLAM  MULTIKULTURARISME PADA MASA NABI MUHAMMAD DALAM KONTEK PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Penulis

  • Abi Wahyu Santoso Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 5Institut Teknologi Sumatra Penulis
  • Alif Hudha Setiawan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 5Institut Teknologi Sumatra Penulis
  • Fadhel Muamar Alfath Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 5Institut Teknologi Sumatra Penulis
  • Faiz Arsyad Ramadhan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 5Institut Teknologi Sumatra Penulis
  • Muhamad Kumaidi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 5Institut Teknologi Sumatra Penulis
  • Evi Febriani Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 5Institut Teknologi Sumatra Penulis

Kata Kunci:

Pendidikan, Multikultural, Nabi Muhammad SAW, Toleransi, Akhlak

Abstrak

Pendidikan multikultural adalah suatu konsep pendidikan yang menekankan pentingnya penghargaan terhadap perbedaan budaya, etnis, agama, dan sosial dalam kehidupan masyarakat. Prinsip-prinsip ini telah diterapkan sejak masa Nabi Muhammad SAW. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai multikultural dalam pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad SAW serta relevansinya bagi dunia pendidikan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis dan normatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW berhasil membangun masyarakat madani yang toleran, egaliter, dan menghormati perbedaan melalui praktik pendidikan yang berlandaskan Al-Qur’an dan akhlak mulia. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam pengembangan pendidikan multikultural modern.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-01