KONSTRUKSI MAKNA UPAH LAYAK: STUDI KUALITATIF BERBASIS LITERASI KEUANGAN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI
Kata Kunci:
Upah Layak, Literasi Keuangan, Mahasiswa, Konstruksi Makna, Pendidikan EkonomiAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara standar upah minimum dengan realitas kebutuhan hidup layak yang ada di Indonesia, rendahnya tingkat literasi keuangan mahasiswa yang berpotensi memengaruhi persepsi mereka terhadap upah layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna upah layak pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi berbasis literasi keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai upah layak tidak hanya sebagai pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mencakup aspek sosial, pengembangan diri, dan tabungan masa depan. Literasi keuangan berperan penting dalam membentuk persepsi yang lebih realistis terhadap standar upah layak, meskipun pengaruh media sosial dapat menyebabkan distorsi persepsi pada sebagian mahasiswa. Selain itu juga, ditemukan adanya kesadaran kritis mengenai perbedaan antara upah minimum dan upah layak. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pendidikan ekonomi dan literasi keuangan, serta menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kurikulum yang lebih kontekstual dan relevan.




