TINJAUAN DOGMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN WARGA DESA CINGKAM KEC. SIBOLANGIT KAB. DELI SERDANG TENTANG LONGSOR DAN IMPLIKASI TEOLOGI BAGI PEMULIHAN IMAN JEMAAT GBKP CINGKAM
Kata Kunci:
Bencana Ekologi, Providensia, Kesadaran EkologiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak longsor Tirtanadi di Sibolangit terhadap masyarakat dan jemaat GBKP Cingkam secara fisik, sosial, psikologis, dan spiritual, serta menelusuri penafsiran jemaat terhadap bencana tersebut sebagai hukuman Tuhan, ujian iman, atau konsekuensi ketidakseimbangan manusia dalam memelihara ciptaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan cara wawancara mendalam dan pengamatan langsung di Desa Cingkam, yang sebagian besar penduduknya beragama Kristen dan memiliki akses yang baik terhadap sumber daya alam. Hasilnya menunjukkan perbedaan antara ajaran yang kaku tentang menjaga ciptaan dengan cara-cara yang dilakukan sehari-hari, serta perjuangan iman dalam menghadapi penderitaan sambil tetap percaya bahwa Allah memiliki kekuasaan penuh. Pemahaman ini memerlukan pendekatan holistik yang menghubungkan refleksi dogmatis tentang providensia dan penderitaan dengan kesadaran moral serta ekologis. Oleh karena itu, gereja perlu memperkuat iman kontekstual, pelayanan pastoral, serta pendidikan ekologis untuk menghadapi bencana ekologi secara holistik.




