MITIGASI BENCANA DI KAWASAN WISATA DAN PEMUKIMAN GUNUNG GEDE JAWA BARAT

Penulis

  • Adela Rosya Ainunnisa Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Aryl Tripahlevi Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Athaya Dewina Yuki Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Krisna Roychan Gionanda Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Sabila Salsabila Azuro Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Widya Nur Khofi Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Winaris Bagus Prayoga Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Marningot Tua Natalis Situmorang Universitas Sahid Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Mitigasi Bencana, Gunung Gede, Wisata Alam, Permukiman Rawan, Jawa Barat, Kesiapsiagaan Masyarakat, Potensi Bahaya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bentuk potensi bahaya yang ada, kondisi resiko bencana dan strategi mitigasi bencana di kawasan wisata dan pemukiman Gunung Gede. Gunung Gede merupakan salah satu gunung yang aktif di daerah Jawa Barat dan menjadi kawasan wisata unggulan sekaligus wilayah dengan kepadatan pemukiman atau desa yang cukup tinggi di sekitar wilayahnya, antara lain seperti di Cibodas, Cipanas, dan Sukabumi. Kawasan Gunung Gede menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerentanan bencana alam yang tinggi di Indonesia. aktivitas vulkanik serta potensi bencana alam seperti longsor, banjir lahar dingin, degradasi lingkungan akibat perubahan lahan disertai dengan aktivitas dari manusia yang cenderung intens di sekitar gunung gede berpotensi meningkatkan risiko akan bahaya yang menjadikan mitigasi bencana ini sangat penting. metode menggunakan pendekatan deskriptif–eksploratif dengan metode campuran (mixed method) yang menekankan kajian teknis kebencanaan, analisis spasial, serta penilaian kapasitas mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara potensi bahaya dan kesiapsiagaan masyarakat, curah hujan yang tinggi serta lemahnya pengendalian terhadap tata ruang memperburuk potensi bencana terutama longsor dan banjir lahar dingin. selain itu masih terdapat kesenjangan signifikan antara kebijakan mitigasi yang ada dengan implementasi yang sebenarnya di lapangan. diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat, integrasi mitigasi dalam perencanaan tata ruang, serta penguatan sistem peringatan dini

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01