PEMAKNAAN SANTRI DAARUL MUKHTARIN PADA RUTINITAS IBADAH SUNNAH DI LINGKUNGAN PESANTREN

Penulis

  • Sofy Nurhafidiani Universitas Islam Syekh Yusuf Penulis
  • Faisal Tomi Saputra Universitas Islam Syekh Yusuf Penulis
  • Rini Hardiyanti Universitas Islam Syekh Yusuf Penulis

Kata Kunci:

Komunikasi Simbolik, Ibadah Sunnah, Santri, Pesantren, Internaliasi Nilai

Abstrak

Pendidikan keagamaan di pesantren memiliki peran vital dalam pembentukan karakter spiritual melalui pembiasaan ibadah sunnah yang diwajibkan secara berjamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemaknaan santri terhadap pesan komunikasi simbolik dalam kegiatan ibadah sunnah melalui jalur sentral dan periferal, serta pengaruh motivasi dan aturan wajib berjamaah terhadap internalisasi nilai-nilai religius mereka. Prosedur penelitian dijalankan menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggali fenomena secara mendalam di Pondok Pesantren Daarul Mukhtarin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri memaknai ibadah sunnah berjamaah sebagai instrumen penjaga stabilitas emosi dan latihan kedisiplinan diri yang membantu mereka tetap tenang saat menghadapi tekanan akademik. Proses internalisasi simbol keagamaan seperti gerakan shalat, pengaturan saf, dan pakaian rapi berlangsung melalui interaksi sosial yang intensif antara santri, ustadz, serta pengurus organisasi santri. Kepatuhan terhadap jadwal ibadah yang ketat secara langsung membentuk pola perilaku yang lebih terorganisir dan meningkatkan fokus intelektual santri dalam menghafal Al-Qur'an maupun materi pelajaran. Meskipun terdapat tantangan berupa kelelahan fisik, dukungan lingkungan pesantren terbukti mampu mengubah motivasi yang semula bersifat formal menjadi kesadaran spiritual yang mendalam sebagai bekal karakter masa depan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01