Peran Konseling Behavioristik dalam Mengidentifikasi dan Mengubah Perilaku Salah Suai Pelanggaran Lalu Lintas

Penulis

  • Zahara Lutfya UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Penulis
  • Fadhilla Yusri UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Penulis

Kata Kunci:

Konseling, Behavioristik, Perilaku, Pelanggaran, Perubahan

Abstrak

Pelanggaran lalu lintas merupakan masalah yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan sering terjadi karena ketidakpatuhan terhadap aturan berlalu lintas. Konseling behavioristik dipilih sebagai pendekatan untuk mengidentifikasi dan mengubah perilaku maladaptif pelanggaran lalu lintas menjadi perilaku yang adaptif dan sesuai norma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada seorang subjek berusia 20 tahun yang memiliki riwayat pelanggaran lalu lintas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi selama sesi konseling, dan dokumentasi catatan konseling, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan teori behavioristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling behavioristik efektif dalam mengidentifikasi pola perilaku pelanggaran dengan analisis fungsional A-B-C dan mengubahnya melalui intervensi penghapusan penguatan negatif, kontrak perilaku, penguatan positif, serta teknik aversive conditioning. Proses ini berhasil membentuk kebiasaan baru yang patuh dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab internal serta penguatan eksternal. Konseling behavioristik berperan penting dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas dengan menyediakan langkah konkret dan terukur dalam perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-01