Media Sosial Sebagai Arena Baru Pembentukan Identitas Keagamaan Siswa
Kata Kunci:
Media Sosial, Identitas Keagamaan, Siswa, Pendidikan Islam, Era DigitalAbstrak
Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah menghadirkan ruang baru bagi siswa untuk membangun dan mengekspresikan identitas keagamaan mereka melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial berfungsi sebagai arena pembentukan identitas keagamaan siswa serta menelaah implikasinya terhadap pendidikan Islam di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2015–2024, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting sebagai sarana pembelajaran dan dakwah non-formal bagi siswa. Melalui konten kreatif seperti ceramah singkat, refleksi spiritual, dan kampanye digital Islami, siswa dapat memperkuat spiritualitas dan identitas keagamaannya. Namun, media sosial juga membawa tantangan berupa pemahaman agama yang dangkal dan kecenderungan simbolik. Karena itu, guru, orang tua, dan lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab strategis dalam memberikan pendampingan literasi digital religius agar siswa mampu menggunakan media sosial secara kritis, moderat, dan beretika sesuai nilai Islam rahmatan lil alamin.




