Peran Kepala Sekolah Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Guru di SDN 64 Buntu Ampang Kabupaten Enrekang
Kata Kunci:
Kepala Sekolah, Motivator, Kedisiplinan Guru, Reward Dan Punishment, Suasana Kerja, DoronganAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SDN 64 Buntu Ampang Kabupaten Enrekang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan dua orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai motivator melalui tiga strategi utama: (1) pemberian reward dan punishment, berupa penghargaan dalam bentuk pujian dan sertifikat, serta teguran personal yang santun bagi pelanggaran; (2) menciptakan suasana kerja yang nyaman dengan komunikasi partisipatif dan hubungan harmonis; dan (3) memberikan dorongan melalui keteladanan, komunikasi terbuka, dan dukungan pengembangan profesionalisme. Faktor pendukung meliputi keteladanan kepala sekolah, komunikasi terbuka, dan adanya program pelatihan guru. Hambatan utama adalah kurangnya kesadaran sebagian guru terhadap kedisiplinan dan keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepala sekolah sebagai motivator dapat meningkatkan kedisiplinan guru secara bertahap, sehingga perlu terus dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah.




