Kontribusi Ekologis dan Sosial Hutan Mangrove terhadap Lingkungan dan Masyarakat Pesisir Utara Jakarta
Kata Kunci:
Hutan Mangrove, Jakarta Utara, Karbon Biru (Blue Carbon), Mitigasi Perubahan Iklim, Konservasi PesisirAbstrak
Hutan mangrove di Pesisir Utara Jakarta memainkan peran ekologis yang vital sebagai penyangga alami pantai, memberikan berbagai kontribusi lingkungan dan sosial. Ekosistem ini tidak hanya berfungsi memitigasi perubahan iklim melalui penyimpanan karbon biru (blue carbon), tetapi juga melindungi kawasan pesisir dari abrasi, banjir, dan kenaikan muka air laut. Namun, keberlanjutannya terancam oleh tingginya laju kerusakan akibat alih fungsi lahan menjadi tambak, permukiman, dan kawasan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi mangrove terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir, serta tantangan pengelolaannya, melalui tinjauan literatur sistematis terhadap studi yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa mangrove di kawasan ini memiliki kapasitas penyimpanan karbon 3-5 kali lebih besar dibandingkan hutan tropis daratan, sekaligus menjadi habitat kritis bagi keanekaragaman hayati pesisir. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi ketimpangan kebijakan, tekanan pembangunan, dan keterbatasan pendanaan. Studi ini merekomendasikan pengelolaan terpadu berbasis teknologi (seperti pemantauan drone), restorasi ekologis dengan spesies lokal, dan kolaborasi multi-pihak antara pemerintah, masyarakat, dan swasta melalui skema insentif berbasis karbon biru. Upaya konservasi mangrove tidak hanya mendukung target iklim nasional tetapi juga meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir Jakarta Utara terhadap dampak perubahan iklim.




