Pengaruh 3R Project Activity Terhadap Kemampuan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Dharma Wanita Ngrambe 1
Kata Kunci:
3R Project Activity, Kreativitas Anak, Anak Usia Dini, Pembelajaran Berbasis ProyekAbstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Ngrambe 1 yang ditunjukkan melalui kecenderungan anak meniru contoh guru, kurang berani mengemukakan ide sendiri, serta hasil karya yang masih kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan 3R Project activity terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Ngrambe 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi kreativitas anak yang mencakup aspek kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kemampuan kreativitas anak sebesar 11,35 dan meningkat pada posttest menjadi 17,80 setelah diterapkan 3R Project activity. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan 3R Project activity terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Ngrambe 1. Penerapan kegiatan pembelajaran berbasis proyek melalui prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas anak, terutama dalam aspek kemampuan menghasilkan ide, keberanian bereksplorasi, keaslian karya, dan pengembangan detail hasil karya.




