EVALUASI PENERAPAN PRINSIP KEBUGARAN JASMANI PADA PROGRAM LATIHAN EKSTRAKURIKULER FUTSAL SDN PLAWAD 1
Kata Kunci:
Ekstrakurikuler Futsal, Intensitas Latihan, Kebugaran Jasmani, Sekolah Dasar, Teori LatihanAbstrak
Kebugaran jasmani merupakan pilar utama dalam pembinaan olahraga usia dini, khususnya pada karakteristik olahraga berintensitas tinggi seperti futsal. Penerapan kaidah teori latihan yang presisi sangat diperlukan untuk mengoptimalkan adaptasi motorik anak sekaligus memitigasi risiko cedera atau overtraining. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat implementasi prinsip latihan fisik pada kegiatan ekstrakurikuler futsal di SDN Plawad 1. Studi ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif melalui pendekatan evaluatif. Pengumpulan data bersumber dari observasi terstruktur yang dilaksanakan selama enam minggu berturut- turut beserta analisis dokumentasi lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa program pembinaan telah memenuhi standar fisiologis dasar. Hal ini diindikasikan melalui pelaksanaan fase warm-up dan cool-down yang sistematis pada setiap pertemuan guna mengondisikan homeostasis tubuh siswa. Pelatih juga terbukti konsisten memantau intensitas beban kerja (workload) melalui perhitungan denyut nadi (heart rate monitoring), memastikan aktivitas berada pada zona latihan (training zone) yang aman untuk kapasitas kardiovaskular anak. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan kelengkapan sarana prasarana, pelatih mampu mengaplikasikan strategi modifikasi latihan teknik—seperti variasi dribbling, shooting, dan rondo—yang secara simultan mampu menstimulasi komponen kelincahan dan koordinasi. Simpulannya, ekstrakurikuler futsal di SDN Plawad 1 telah mengadopsi prinsip keilmuan teori latihan secara komprehensif, sehingga tercipta iklim pembinaan yang edukatif, terukur, dan aman bagi kapasitas fisiologis anak sekolah dasar.




