Politik Dakwah di Era Kolonialisme: Perlawanan Spiritual dan Sosial Ummat Islam
Kata Kunci:
Dakwah, Kolonialisme, Perlawanan, Islam, Politik, Spiritualitas, SosialAbstrak
Penelitian ini mengkaji politik dakwah di era kolonialisme sebagai bentuk perlawanan spiritual dan sosial umat Islam terhadap hegemoni kekuasaan kolonial. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana dakwah berfungsi bukan hanya sebagai aktivitas keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen ideologis dan sosial dalam membangun kesadaran kebangsaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran dakwah Islam sebagai sarana pembentukan resistensi terhadap kolonialisme dan upaya mempertahankan identitas keislaman. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan analisis isi terhadap berbagai literatur akademik yang relevan, baik dari buku, jurnal, maupun arsip sejarah. Data menunjukkan bahwa dakwah menjadi medium counter-hegemony melalui pendidikan, pesantren, dan jaringan ulama yang memperkuat solidaritas umat. Kesimpulannya, dakwah berperan sebagai kekuatan pembebasan ideologis yang memadukan nilai spiritual dan perjuangan sosial, sekaligus membentuk dasar kesadaran politik Islam yang berkelanjutan dari masa kolonial hingga era modern.




