PERAWATAN EDENTULOUS KLAS VI KENNEDY DENGAN GIGI TIRUAN CEKAT ANTERIOR BERBAHAN PORCELAIN FUSED TO METAL SEBAGAI SOLUSI REHABILITASI ESTETIK DAN FUNGSI PADA GIGI YANG HILANG

Penulis

  • Rizha Fadhilatussyifa Universitas Muhammadiyah Surakarta Penulis
  • drg. Retnosari Universitas Muhammadiyah Surakarta Penulis

Kata Kunci:

Edentulous, Gigi Tiruan Cekat, Porcelain fused to metal, maryland bridge, Modified Ridge Lap Pontic

Abstrak

Pendahuluan: Kehilangan gigi atau edentulous merupakan kondisi hilangnya satu atau lebih gigi dari tempatnya di dalam soket disebabkan oleh penyakit pada jaringan periodontal maupun jaringan keras pada gigi. Tujuan: untuk menjabarkan terkait pembuatan gigi tiruan cekat pada kasus kehilangan gigi anterior. Laporan Kasus: Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi Mulut Soelastri, dengan keluhan tidak percaya diri karena kehilangan gigi depan atas. Hasil pemeriksaan intraoral menunjukkan terdapat area edentulous pada gigi 12, oklusi stabil, gingiva normal, tidak ada resorbsi tulang alveolar, tidak terdapat eksostosis, gingiva pada edentulous sudah menutup sempurna dan palpasi negatif. Pembahasan: Gigi tiruan cekat adalah jenis gigi tiruan yang terikat pada gigi yang masih serta menggantikan satu atau lebih gigi yang hilang. Komponen gigi tiruan dalam GTC yang menggantikan gigi yang hilang disebut pontik. Gigi yang berfungsi sebagai penopang untuk gigi tiruan disebut abutment, sedangkan mahkota tiruan yang menutupi abutment disebut retainer. Retainer dan pontik terhubung melalui konektor, yang dapat bersifat kaku atau fleksibel. Desain GTC yang sesuai dengan kasus ini adalah cantilever bridge dengan tambahan maryland bridge dengan bahan Porcelain fused to metal (PFM) disertai pontik pada gigi 12. Kesimpulan: Gigi tiruan cekat adalah jenis gigi tiruan yang terikat pada gigi yang masih serta menggantikan satu atau lebih gigi yang hilang. kehilangan gigi anterior pada pasien dengan diagnosis edentulous pada gigi 12 merupakan kondisi yang memengaruhi fungsi estetika, mastikasi, dan fonasi jika tidak dibuatkan gigi pengganti

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-01