STUDI LITERATUR : POTENSI TUMBUHAN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) SEBAGAI ALTERNATIF OBAT ANTI- DIABETES
Kata Kunci:
Averrhoa Bilimbi, Belimbing Wuluh, Antidiabetic, AntidiabetesAbstrak
Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji potensi belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai herbal antidiabetes berdasarkan sembilan jurnal ilmiah terpublikasi dalam kurun waktu 2015–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah review literatur komprehensif dengan pencarian melalui aplikasi Publish or Perish dengan basis data Google Scholar, CrossRef, PubMed, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa bagian tanaman yang paling banyak digunakan dalam penelitian adalah buah, diikuti oleh daun, bunga, dan batang. Dari sembilan penelitian yang dikaji, enam penelitian berfokus pada DM tipe 2 dan tiga penelitian pada DM tipe 1. Senyawa bioaktif yang berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah meliputi saponin (dinyatakan efektif dalam delapan jurnal), tanin (delapan jurnal), flavonoid (tujuh jurnal), serta alkaloid, fenolik, dan steroid (masing- masing satu jurnal). Mekanisme kerja utama senyawa tersebut meliputi penghambatan enzim α-amilase dan α-glukosidase, peningkatan sensitivitas insulin, perlindungan sel β pankreas dari stres oksidatif, serta penghambatan penyerapan glukosa di usus halus. Berdasarkan hasil tersebut, belimbing wuluh memiliki potensi besar sebagai agen herbal antidiabetes yang bekerja melalui mekanisme multi-target dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai terapi pendamping atau alternatif untuk pengelolaan diabetes melitus




