FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PETUGAS SPBU DI KECAMATAN SUKAJADI PEKANBARU 2026
Kata Kunci:
Kelelahan Kerja, Durasi Kerja, Shift Kerja, Masa Kerja, Status GiziAbstrak
Kelelahan kerja merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang dapat menurunkan produktivitas, konsentrasi, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada petugas SPBU di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas SPBU di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru sebanyak 50 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 41 responden (82,0%) mengalami kelelahan kerja. Analisis bivariat menunjukkan bahwa durasi kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan kelelahan kerja berdasarkan uji Fisher's Exact Test (p=0,007; OR=9,545; 95% CI=1,715–53,127). Sementara itu, status gizi (p=0,094), shift kerja (p=0,069), dan masa kerja (p=0,138) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa durasi kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada petugas SPBU di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Disarankan kepada pihak SPBU untuk mengatur durasi kerja sesuai ketentuan, memberikan waktu istirahat yang cukup, serta menerapkan program pencegahan kelelahan kerja guna meningkatkan kesehatan dan keselamatan pekerja.




